mengenal_jurusan_teknik_listrik_teknik_elektro
29 Jan 2020

Mengenal Jurusan Teknik Elektro

Beritahu teman
>>>
Apa itu Teknik Elektro? Teknik Elektro (Electrical Engineering) disebut juga Teknik Listrik / Elektronika. Jurusan atau program studi ini adalah bagian dari bidang teknik (engineering) yang mempelajari, mendesain dan mengaplikasikan komponen dan sistem yang memanfaatkan listrik (electricity), elektronika (electronics) dan electromagnetism.

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu kamu ketahui mengenai Jurusan Teknik Elektro:

 

1. Apa Yang Dipelajari Di Jurusan Teknik Elektro?

 

Sebagai mahasiswa di Jurusan Teknik Listrik (Teknik Elektro) kamu akan mempelajari rangkaian listrik (circuit theory), yakni interaksi antara berbagai komponen listrik seperti resistor, capacitor, diode, transistor dan inductor dalam suatu rangkaian listrik.

Semakin tinggi semestermu, kamu akan mempelajari mata kuliah – mata kuliah inti berbagai sub bidang Teknik Elektro (atau yang sering disebut sebagai peminatan) seperti Teknik Tenaga Listrik (Power Engineering), Kontrol (Control Engineering), Elektronika (Electronics), Telekomunikasi (Telecommunications) dan lain sebagainya.

Meskipun demikian, di awal-awal kuliah kamu akan mendapatkan mata kuliah – mata kuliah yang bisa memperkuat kemampuan matematis (numerical skills) kamu, seperti Matematika Teknik, Kalkulus dan Metode Numerik. Juga berbagai konsep dan ilmu dasar yang terkait dengan Teknik Elektro seperti Fisika, Kimia, Bahan Listrik dan Konsep Teknologi.

Biasanya mulai semester ke-7 kamu dapat mengambil sejumlah mata kuliah pilihan untuk lebih memperdalam sub bidang / peminatan yang kamu ambil. Sebagai contoh, mata kuliah Manajemen Energi atau Inspeksi Peralatan Listrik untuk peminatan Teknik Tenaga Listrik. Dan mata kuliah Sistem Cerdas atau Elektronika Kedokteran untuk peminatan Teknik Elektronika.

 

(Baca juga: Tips Memilih Jurusan Kuliah yang Tepat di Perguruan Tinggi Swasta)

 

Pada semester ke-8 kamu biasanya akan mengambil Tugas Akhir / Skripsi. Di sinilah kamu akan menggunakan seluruh pengetahuan Teknik Elektro yang kamu miliki untuk membuat suatu desain alat / rancang bangun alat / simulasi alat / studi kasus.

Kelak setelah lulus, dalam pekerjaanmu sebagai seorang insinyur Teknik Elektro akan memanfaatkan berbagai macam alat pengukuran. Oleh karena itu, cara-cara penggunaan alat seperti multimeter dan oscilloscope juga dipelajari selama kuliah. Demikian juga alat-alat seperti spectrum analyzer dan signal generator yang banyak dipakai dalam sub bidang Kontrol, Telekomunikasi (RF Engineering) atau Elektronika.

 

mengenal_jurusan_teknik_elektronika

 

2. Sub Bidang / Peminatan yang Ada di Teknik Elektro

 

> Teknik Tenaga Listrik

 

Teknik Tenaga Listrik mempelajari persoalan pembangkitan (generation), transmisi (transmission) dan distribusi (distribution) listrik, serta desain berbagai peralatan yang terkait seperti berbagai jenis transformator (transformers), electric generators, electric motors, teknik tegangan tinggi (high voltage engineering) dan elektronika daya (power electronics).

Lulusan sub bidang Teknik Tenaga Listrik akan bekerja dalam bidang desain dan pemeliharaan power grid, yakni jaringan tenaga listrik yang menghubungkan sejumlah generator dan pemakai energi listrik. Sistem tenaga jenis ini dinamakan juga sistem on-grid, karena ada juga sistem tenaga yang bersifat off-grid, yakni jaringan yang tidak terkoneksi dengan power grid.

 

 

> Teknik Kontrol

 

Teknik Kontrol mempelajari teori kontrol (control theory) serta pemodelan (modeling) berbagai sistem dinamis (dynamic systems) dan desain controllers yang berdampak pada sistem sehingga berperilaku seperti yang kita inginkan.

Untuk mengimplementasikan controllers seperti itu, biasanya digunakan berbagai rangkaian elektronik (electronic circuits), prosesor sinyal digital (digital signal processors), mikrokontroler dan programmable logic controller (PLC).

Aplikasi sub bidang Kontrol antara lain bisa dijumpai pada bidang penerbangan, yakni mulai dari sistem propulsi dari maskapai komersial (commercial airliners) hingga kontrol pengemudian (cruise control) di banyak penerapan mobil tanpa supir (automobiles). Juga berperan besar dalam otomasi industri (industrial automation).

Sub bidang ini juga terkait erat dan seringkali juga mempelajari instrumentasi (instrumentation), yakni desain perangkat untuk mengukur tekanan (pressure), aliran (flow), temperature, kelembaban dan besaran lainnya. Terlebih saat ini dengan berkembangnya sistem / aplikasi IoT (Internet of Thing) maka instrumentasi lebih berperan sebagai sensor-sensor bagi sistem tersebut.

 

> Teknik Elektronika

 

Sebelum Perang Dunia II, sub bidang ini disebut sebagai Teknik Radio. Aspek yang dipelajari saat itu adalah terbatas pada komunikasi radar, commercial radio dan televisi masa awal-awal.

Seiring dengan perkembangan perangkat konsumen, setelah PD II mulailah tumbuh studi di bidang televisi modern, komputer dan microprocessors. Lalu pada pertengahan tahun 50-an nama sub bidang ini mulai berubah menjadi Teknik Elektronika (Electronic Engineering).

Elektronika mempelajari desain dan pengetesan rangkaian elektronik yang menggunakan komponen-komponen seperti kapasitor, induktor, resistor, dioda dan transistor. Contoh dari rangkaian tersebut adalah tuned circuit atau pneumatic signal conditioner.

Setelah ditemukannya IC (integrated circuit) pada tahun 1959, maka kecepatan rangkaian meningkat drastis, daya yang dikonsumsi semakin mengecil dan ruang yang diapakai juga semakin kecil. Sehingga hal tersebut memungkinkan kemunculan komputer dan perangkat lainnya yang canggih saat ini.

Setelah kemunculan IC, maka berkembanglah sub bidang Microelectronics Engineering yang mempelajari desain dan fabrikasi mikro (micro fabrication) komponen-komponen rangkaian elektronik yang sangat kecil (level microscopic). Selanjutnya tumbuh sub bidang Nanoelectronics di mana komponen-komponen elektronik dibuat pada skala yang jauh lebih kecil lagi (level nanometer). Perangkat elektronik saat ini sudah banyak yang berada di level nano ini.

 

mengenal_jurusan_teknik_tenaga_listrik

 

3. Profesi Bidang Teknik Elektro / Keinsinyuran

 

Di Indonesia, gelar Sarjana Teknik (ST) untuk Jurusan Teknik Elektro dapat diraih dalam waktu 8 semester atau bahkan kurang bila kamu memiliki nilai-nilai hasil kuliah yang bagus sekali. Jika setelah lulus kamu bekerja sesuai bidang, yakni di bidang keteknikan / keinsinyuran elektro maka setelah bekerja selama 2 tahun, kamu harus menempuh Pendidikan Profesi Insinyur untuk membentuk kompetensi keinsinyuranmu hingga mendapatkan gelar Insinyur.

Program Profesi Insinyur itu dapat ditempuh selama 2 semester. Pendidikan Profesi Insinyur diselenggarakan oleh sejumlah perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta yang ditunjuk oleh Kemendikbud. Kamu bebas memilih tempat pendidikanmu sesuai dengan, misalkan lokasi terdekat dengan rumah kamu atau tempat kerjamu atau pertimbangan-pertimbangan lainnya.

 

(Baca juga: 15 Tips Sukses dalam Karir Bagi Fresh Graduate)

 

Sebagai perbandingan saja mengenai praktek keinsinyuran di negara lain, setelah seseorang menyelesaikan level bachelor’s degree (setara level S1) selanjutnya ia bisa mengambil sertifikasi profesional (professional certification) yang diselenggarakan oleh sejumlah organisasi profesional (professional body).

Untuk mendapatkan sertifikasi itu, seseorang harus memenuhi sejumlah persyaratan (termasuk pengalaman kerja). Begitu sertifikasi berhasil diperoleh, maka ia berhak menyandang titel Professional Engineer (di AS, Kanada dan Afrika Selatan), Chartered Engineer atau Incorporated Engineer (di India, Pakistan, Inggris, Irlandia dan Zimbabwe), Chartered Professional Engineer (di Australia dan New Zealand) atau European Engineer (di negara-negara Uni Eropa).

Sejumlah organisasi profesional keteknikan internasional yang mengeluarkan sertifikasi itu antara lain: International Electrotechnical Commission (IEC), the Institute of Electrical and Electronics Engineer (IEEE) dan Institution of Engineering and Technology (IET, dahulu bernama IEE).

Demikianlah sedikit pengenalan mengenai Jurusan Teknik Elektro. Semoga bisa memberikan gambaran mengenai calon jurusan yang akan kamu pilih sebagai tujuan kuliah kamu.

Sebagai informasi saja, di Institut Teknologi Indonesia ini terdapat Jurusan Teknik Elektro yang memiliki 2 peminatan, yakni Teknik Tenaga Listrik (Energi) serta Teknik Elektronika Industri.

Referensi:
https://en.wikipedia.org/wiki/Electrical_engineering

 

Tinggalkan Balasan