Info Prodi
Selasa, 23 Apr 2024
  • 2 dari 8 Alasan Anak SMK & MAK Perlu Lanjut Kuliah di Prodi Teknik Elektro ITI: 1) Nggak perlu hebat dulu untuk bisa kuliah di sini, 2) Biaya kuliah bisa nyicil per bulan (bunga 0%).
23 Februari 2023

Jurusan Kuliah Boleh Buta Warna di ITI, Mulai dari Teknik Mesin, Teknik Sipil dan Lainnya

Kamis, 23 Februari 2023 Kategori : Tips Studi

Orang dengan buta warna boleh dan bisa kuliah di ITI di semua jurusan / program studi yang ada dan cocok bagi mereka: Prodi Arsitektur, Teknik Mesin, Teknik Sipil, Perencanaan Wilayah dan Kota, Teknik Informatika, Teknologi Industri Pertanian, Manajemen dan Teknik Elektro (silakan baca prestasi mahasiswa buta warna yang kuliah di teknik elektro di akhir tulisan ini).

Namun demikian, memang hanya ada satu jurusan / program studi di Institut Teknologi Indonesia (ITI), BSD, Tangerang Selatan yang mementingkan tes buta warna sebagai syarat kuliahnya, yaitu hanya di Prodi Teknik Industri.

Jadi bisa dikatakan hampir semua jurusan teknik dan Jurusan Manajemen di ITI bisa menjadi tujuan kuliah kalian yang memiliki kondisi buta warna, kecuali di Jurusan Teknik Kimia, ya gaes. Nah, kalian yang masih memilih dan menimbang jurusan kuliah, mudah-mudahan kalian bisa memilih jurusan / prodi yang sesuai dengan minat dan kecocokan kondisi kalian, ya…

Selanjutnya akan sedikit dibahas mengenai apa itu kondisi buta warna yang dimaksud. Silakan dibaca hingga akhir, ya gaes…

Apa itu Buta Warna?

Buta warna adalah suatu kelainan yang diakibatkan oleh ketidakmampuan sel-sel kerucut mata untuk menangkap suatu spektrum warna tertentu yang diakibatkan oleh faktor genetis.

Buta warna adalah penyimpangan genetika yang diteruskan / diwariskan orang tua kepada anak-anak mereka yang disebabkan oleh kromosom X. Dengan kata lain, kromosom Y tidaklah menyebabkan kelainan berupa buta warna. Keadaan itu yang membuat perbedaan antara orang buta warna pada pria dan wanita.

Seorang wanita merupakan pembawa sifat, di mana ia memiliki satu kromosom X yang membawa sifat buta warna. Wanita dengan pembawa sifat, secara fisik tidak memiliki kelainan buta warna seperti perempuan normal biasanya. Hanya saja, perempuan dengan pembawa sifat, memiliki peluang menurunkan faktor buta warna bagi anak-anaknya nanti. Jika pada kedua kromosom X memiliki faktor buta warna, maka perempuan itu akan menjadi seorang buta warna.

Saraf-saraf sel di retina mata kita terbangun dari sel batang dan sel kerucut. Sel batang merupakan sel yang sensitif terhadap warna hitam & putih. Sedangkan sel kerucut adalah sel yang sensitif terhadap warna lainnya. Buta warna adalah kondisi saat saraf reseptor cahaya di retina berubah, utamanya pada sel kerucut.

Alat Tes Buta Warna

Tes bagi orang dengan buta warna dikenal dengan nama Tes Ishihara. Pengujian dengan tes ini memakai lingkaran-lingkaran berwarna yang memiliki tulisan tertentu. Tulisan itu cuma bisa dilihat/tidak dapat dilihat oleh orang dengan buta warna.

Tes ini awalnya diperkenalkan pada tahun 1917 di Jepang. Tes ini diciptakan seorang dokter militer yang juga profesor di University of Tokyo, yaitu dr. Shinobu Ishihara dengan bantuan temannya yang merupakan dokter penderita buta warna parsial. Hingga saat ini, tes tersebut masih terus dipakai oleh seluruh dunia.

Tes buta warna Ishihara terbuat dari plat/lembaran di mana di dalamnya terdapat titik-titik dari bermacam warna & ukuran. Titik-titik itu membentuk lingkaran, sedangkan warna dari titik-titik tersebut diatur sedemikian hingga penderita buta warna tidak dapat mendeteksi perbedaan warna sebagaimana yang bisa diamati oleh orang tanpa buta warna.

Skor / Nilai Minimal Tes Buta Warna

Angkatan Laut Amerika (The US Navy) juga memanfaatkan alat tes Ishihara untuk mengecek kondisi buta warna pada seseorang. Saat ini skor minimal (passing score) yang ditetapkan Angkatan Laut Amerika adalah 12 yang benar dari total 14 plat tes merah/biru (tidak termasuk plat untuk demonstrasi). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa skor di bawah 12 menunjukkan kelainan buta warna, sedangkan skor di atas 12 atau lebih menunjukkan bebas buta warna dengan sensitivitas 97% dan 100% spesifisitas.

Penutup

Alat tes Ishihara tersebut terus menerus disempurnakan dan diperbaiki dari waktu ke waktu. Alat tes Ishihara terakhir memiliki 38 plat pada tahun 2009 kemarin.

Nah, jika kalian sudah mengetahui sedikit mengenai buta warna dari tulisan ini, mudah-mudahan lebih mudah bagi kalian untuk memutuskan jurusan kuliah yang akan diambil di masa depan. Semoga…

Referensi:
[1] https://id.wikipedia.org/wiki/Buta_warna
[2] https://en.wikipedia.org/wiki/Ishihara_test

Tidak ada komentar

Tinggalkan Komentar