jurusan_kuliah_teknik_yang_cocok_untuk_wanita_perempuan
17 Jan 2020

Jurusan Kuliah Teknik yang Cocok untuk Wanita dan Prospek Kerjanya

Beritahu teman
>>>
Daya tarik teknologi dan prospek kerjanya diduga membuat kaum wanita semakin banyak memilih kuliah di jurusan teknik. Sebagian jurusan teknik adalah cocok untuk wanita, sebagian lagi tidak, demikian menurut anggapan sebagian orang. Benarkah demikian?

Sebenarnya seluruh jurusan kuliah di bidang teknik dapat dimasuki oleh wanita. Karena hingga saat ini tidak pernah ada diskriminasi oleh satu pun perguruan tinggi yang membatasi wanita untuk hanya boleh kuliah di jurusan teknik tertentu saja. Sehingga hal ini kembali kepada minat dan bakat / passion kamu.

Berikut ini adalah panduan jurusan kuliah teknik yang cocok untuk perempuan dan prospek kerjanya. Dibuat berdasarkan pengamatan atas jumlah wanita yang kuliah di seluruh program studi teknik di lingkungan Institut Teknologi Indonesia selama ini.

 


1. Jurusan Informatika

 

Jurusan Informatika merupakan jurusan yang menjadi pilihan banyak perempuan untuk kuliah mereka. Di jurusan ini, jumlah mahasiswa perempuan bisa lebih banyak dibandingkan jumlah mahasiswa laki-laki per angkatan.

Prospek kerja lulusan jurusan Informatika adalah akan banyak berkarier di bidang database warehouse, sebagai konsultan IT, analis sistem, software engineer, web engineer, game developer dan jaringan komputer. Hampir setiap kementerian / lembaga pemerintah pun pasti membutuhkan sarjana Informatika.

 

2. Jurusan Teknik Kimia

 

Pilihan terbanyak kedua kaum wanita adalah kuliah di jurusan Teknik Kimia. Perbandingan wanita dan pria yang mengambil jurusan kuliah ini bisa mendekati 50:50.

Kamu yang memilih jurusan Teknik Kimia bisa mengambil prospek profesi kerja di berbagai bidang industri kimia seperti, industri hulu & hilir perminyakan & gas alam, industri EPC (engineering, procurement & construction) sebagai quantity surveyor, site engineer, design engineer. Juga bisa berkarier di industri bahan kimia, industri polimer, industri semen, industri makanan, industri parfum, industri plastik, industri kaca dan lain-lain.

Atau kamu bisa juga berkarier di pemerintahan dengan menjadi peneliti di kementerian / lembaga pemerintah seperti BPPT, Puspiptek, BATAN, Kementerian Perindustrian dan lain-lain.

 

3. Jurusan Arsitektur

 

Jurusan berikutnya yang juga memiliki jumlah mahasiswa perempuan yang cukup banyak setiap angkatan adalah jurusan Arsitektur.

Jika kamu mengambil kuliah di jurusan Arsitektur, kamu akan belajar teori arsitektur modern, utilitas / kelengkapan bangunan, material bangunan, sistem struktur bangunan, desain bangunan, desain perkotaan dan lain-lain.

Untuk pilihan kerja atau karir, kamu kelak bisa menjadi arsitek, konsultan bangunan / gedung, peneliti lingkungan dan perkotaan, dosen arsitektur dan kementerian/lembaga pemerintah seperti Kementerian PUPR, Tata Ruang, Bappenas / Bappeda dan lain sebagainya.

 

(Baca juga beasiswa terbaru tahun 2020 ini yang diluncurkan pemerintah bagi siswa yang akan lulus tahun ini dari SMA/SMK/MAN atau yang sederajat atau 2 tahun sebelumnya namun belum kuliah di mana pun: Tata Cara Mendapatkan dan Mendaftar Beasiswa KIP-Kuliah Tahun 2020)

 

4. Jurusan Teknik Industri

 

Di jurusan ini jumlah mahasiswa perempuan pun hampir sebanding dengan jumlah mahasiswa pria. Karena banyak jenis dan ragam industri di tanah air, maka prospek kerja lulusan teknik industri tentu saja terbuka sangat lebar.

Prospek kerja lulusan jurusan Teknik Industri antara lain: bidang manufaktur/pabrik, bidang sistem informasi, bidang pengolahan big data, bidang logistik, bidang keuangan, bidang pemasaran manajemen SDM, konsultan manajemen, konsultan SDM, konsultan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) dan lain-lain.

 


5. Jurusan Teknik Industri Pertanian

 

Di jurusan TIP ini perbandingan mahasiswa perempuan dan laki-laki biasanya hampir berimbang. Karena biasanya terdapat peminatan teknologi pangan / mikrobiologi yang disenangi kaum wanita.

Adapun prospek kerja jurusan Teknik Industri Pangan sangat luas, antara lain: bidang industri pangan dan minuman di bagian produksi, riset dan pengembangan, kontrol kualitas (QC), serta pemasaran produk-produk industri pangan (roti, sosis, kecap, sambal, biskuit, kopi, susu, gula, daging, beras, minyak goreng, sirup, minuman ringan seperti Coca Cola, Sprite dan lain sebagainya).

Bisa juga berkarir di bidang industri agribisnis atau agroteknologi lainnya yang banyak terdapat di Indonesia. Atau bekerja di instansi pemerintah dengan menjadi tenaga periset dan analis kebijakan mengenai pengembangan industri pangan, keamanan pangan, gizi, standarisasi mutu pangan dan kebutuhan pangan nasional. Atau dapat juga berprofesi sebagai penyuluh pangan atau bahkan berwiraswasta di bidang pangan / kuliner.

 

 

6. Jurusan Perencanaan Wilayah dan Perkotaan

 

Jurusan kuliah berikutnya yang bisa dikatakan berimbang antara jumlah mahasiswa wanita dan laki-laki adalah jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK). Meski demikian, jumlah perguruan tinggi yang memiliki jurusan PWK di sekitar Jabodetabek saja masih bisa dihitung dengan jari. Padahal prospek kerja lulusannya sangat luas.

Lulusan jurusan PWK dapat berkarir sebagai tenaga ahli di berbagai konsultan yang membuat Rencana Tata Ruang dan Tata Wilayah (RTRW) Provinsi / Kabupaten, Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), Rencana Tata Letak Bangunan dan lain sebagainya. Dapat juga berkarier sebagai pegawai (ASN) di kementerian seperti Kementerian PU, Kementerian Perumahan Rakyat, atau lembaga pemerintah lainnya seperti Bappenas/Bappeda, BPPT, Dinas Pemukiman dan Prasarana Wilayah atau sebagai tenaga ahli DPR / DPRD dan lain sebagainya.

 

7. Jurusan Teknik Sipil

 

Jurusan ini lebih banyak didominasi oleh kaum lelaki. Namun, ada saja wanita yang memilih menekuni kuliah di jurusan Teknik Sipil. Jumlahnya bisa mencapai 20% dari total mahasiswa di jurusan ini.

Karena di jurusan ini dipelajari bagaimana membangun gedung, pelabuhan, bandara, jalan, bendungan bahkan pengolahan limbah, maka prospek kerjanya pun sangat terbuka lebar mengingat besarnya aktivitas pembangunan infrastruktur belakangan ini.

Oleh karena itu kamu bisa berkarir sebagai tenaga ahli di berbagai perusahaan konsultan swasta atau BUMN (seperti PT Surveyor Indonesia), perusahaan kontraktor swasta atau BUMN (seperti PT Pembangunan Perumahan), wiraswasta sebagai kontraktor bangunan, atau kontraktor jalan. Bisa juga berkarier di kementerian seperti Kementerian PU, Kementerian Lingkungan Hidup atau lembaga pemerintah lainnya seperti Bappenas/Bappeda, Dinas Tata Kota dan lain-lain.

 

8. Jurusan Teknik Elektro

 

Jumlah wanita yang mengambil kuliah di jurusan Teknik Elektro biasanya hanya sekitar 10% dari total mahasiswa di jurusan tersebut per angkatan. Hal ini barangkali akibat stereotip yang berkembang di masyarakat bahwa kuliah Teknik Elektro melulu belajar tentang listrik, padahal tidak. Mungkin ini sebabnya kaum wanita masih sedikit yang mengambil kuliah di jurusan ini.

Padahal di jurusan ini kamu akan belajar mengenai sistem energi (tenaga listrik), sistem elektronika, sistem kontrol, sistem digital, sistem telekomunikasi, hingga IoT, programming dan jaringan komputer. Mengingat bidang yang dipelajari cukup luas, di beberapa perguruan tinggi sub bidang sistem komputer atau bahkan telekomunikasi terpisah menjadi satu jurusan sendiri.

 

(Baca juga: Tips Sukses Mendapatkan Beasiswa Kuliah Tahun 2020)

 

Prospek kerja lulusan jurusan ini sangat luas. Hampir semua industri / pabrik membutuhkan lulusan jurusan Teknik Elektro. Bisa juga jika kamu ingin berkarier di pemerintahan, masuk menjadi ASN di Kementerian Komunikasi dan Informasi, Kementerian Perindustrian dan sebagainya.

Bisa juga masuk ke BUMN seperti PLN, PT Telkom, PT Surveyor Indonesia, PT Sucofindo atau yang bergerak di bidang konstruksi (EPC) seperti PT PP, PT Waskita Karya. Atau yang bergerak di bidang energi minyak / gas, seperti PT Pertamina dan sejumlah perusahaan asing di berbagai bidang.

 

9. Jurusan Teknik Mesin

 

Kaum wanita di jurusan ini juga biasanya minoritas, tidak mencapai 10% per angkatan. Di beberapa perguruan tinggi jurusan Teknik Mesin bernama Teknik Metalurgi. Sebagai informasi saja, pada jaman mbah / ayah bunda kalian dahulu bahkan jurusan Teknik Mesin dan Teknik Elektro menyatu, tidak terpisah seperti sekarang.

Prospek kerja jurusan ini juga sangat luas. Bisa masuk ke industri / pabrik yang menggunakan berbagai macam mesin produksi. Bahkan gedung-gedung bertingkat pun membutuhkan tenaga insinyur Teknik Mesin / Teknik Elektro arus kuat (Tenaga Listrik) untuk memelihara berbagai macam peralatan gedung seperti chiller, genset, lift, elevator dan lain sebagainya.

Seperti pada jurusan lainnya, pilihan berkarier lainnya adalah menjadi ASN (Aparatur sipil Negara) di berbagai kementerian dan BUMN terkait industri, minyak dan gas. Begitu juga dengan perusahaan-perusahaan kontraktor seperti PT PP membuthkan lulusan jurusan Teknik Mesin.

 


10. Jurusan Teknik Otomotif

 

Khusus di Institut Teknologi Indonesia, jurusan teknik Otomotif baru setingkat D-III. Belum memiliki jurusan level Sarjana. Namun demikian prospek kerja jurusan ini pun cukup luas karena industri otomotif, baik mobil maupun motor senantiasa tumbuh di negara kita.

Meski demikian, kaum wanita masih termasuk sangat minoritas di jurusan Teknik Otomotif ini. Barangkali karena image harus bergaul dengan oli sehingga membuat perempuan masih sangat jarang yang kuliah di jurusan ini.

Demikianlah tulisan singkat mengenai jurusan kuliah teknik yang cocok bagi wanita dan prospek kerjanya. Semoga dapat sedikit memberi gambaran bagi kamu yang sedang melihat-lihat jurusan yang cocok untuk kuliah kamu.

 

Tinggalkan Balasan