kisah_edison_westinghouse_tesla_review_film_perang_arus_the_current_war
20 Jul 2022

Belajar Menjadi Ilmuwan Sekaligus Entrepreneur Handal: Kisah Thomas Alva Edison, George Westinghouse dan Nikola Tesla

Beritahu teman

>>>
Thomas Alva Edison, George Westinghouse dan Nikola Tesla adalah tiga ilmuwan sekaligus entrepreneur dengan nama besar di bidang listrik. Ketiganya hidup sezaman dan pernah bertemu, bahkan bersaing satu sama lain dalam bisnis listrik. Kisah mereka bertiga telah diangkat ke layar lebar oleh Hollywood dengan judul “The Current War” pada tahun 2016.

Thomas Alva Edison lahir di Amerika Serikat pada tahun 1847 dan meninggal tahun 1931. Ia memiliki hingga 1.093 paten sebagai buah dari penelitiannya. Beberapa teknologi temuannya yang terkenal adalah bola lampu pijar, fonograf, proyektor untuk film kecil. Pada tahun 1890 ia pun mendirikan perusahaan bernama General Electric yang memproduksi generator arus searah (DC) [1].

Adapun George Westinghouse lahir pada tahun 1846 dan meninggal tahun 1914 di Amerika Serikat. Ia antara lain dikenal sebagai pelopor generator arus bolak-balik (AC), menemukan rem udara kereta api, katak wesel dan menyempurnakan sinyal kereta api. Pada tahun 1886 ia mendirikan Westinghouse Electric & Manufacturing Company” [2].

Persaingan bisnis distribusi listrik antara Edison dan Westinghouse dikenal dengan nama Perang Arus. Pada tahun 1887, perusahaan Edison tercatat telah membangun 121 gardu listrik arus searah, sedangkan Westinghouse memiliki 68 gardu listrik arus bolak-balik.

Film Hollywood yang mengangkat Perang Arus tersebut bisa dilihat pada review film “The Current War” pada link Youtube berikut:

 

 

Di sisi lain, Nikola Tesla seakan menjadi pelengkap penting persaingan kedua ilmuwan besar itu. Ia lahir pada tahun 1856 di Kroasia yang saat itu berada di wilayah Kekaisaran Austria dan meninggal tahun 1943. Ia menjadi warga negara Amerika Serikat pada tahun 1884 [3].

Tesla pernah bekerja di perusahaan milik Thomas Alva Edison meskipun pada akhirnya keluar dari sana. Untuk beberapa waktu ia juga sempat bekerja sama dengan Westinghouse dalam mengembangkan pembangkit listrik tenaga air yang memanfaatkan Air Terjun Niagara di Amerika Serikat.

 

Baca juga: Belajar dari 3 Wanita Kulit Hitam Melawan Rasialisme di NASA: Review Film “Hidden Figures

 

Pada tahun 1888, ia mencatatkan lisensi paten untuk motor induksi inovatif dengan sistem polifase. Ia juga sempat mendirikan perusahaannya sendiri Tesla Electric Company bersama dengan Alfred S. Brown dan Charles F. Peck setelah sebelumnya sempat ditipu oleh rekan bisnisnya yang lain.

Pada akhirnya sejarah mencatat ketiga ilmuwan, insiyur dan entrepeneur hebat tersebut dengan tinta emas, terlepas dari persaingan sengit bisnis di antara ketiganya.

 

Sumber tulisan:
[1] https://id.wikipedia.org/wiki/Thomas_Edison
[2] https://id.wikipedia.org/wiki/George_Westinghouse
[3] https://id.wikipedia.org/wiki/Nikola_Tesla

 

Sumber video:
Epikologi Channel di Youtube

Tinggalkan Balasan